Tampilkan postingan dengan label keputihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keputihan. Tampilkan semua postingan
Masarees
Manfaat Urang Aring

Tanaman yang biasa tumbuh disemak – semak terbuka ini selain memiliki khasiat dalam menyuburkan rambut ternyata memiliki berbagai khasiat & manfaat lain yang tidak sedikit sebagai obat.

Berikut beberapa contoh penggunaan urang aring sebagai obat :

1. Menghentikan perdarahan pada muntah darah (hematemesis),
    batuk darah (hemoptoe), mimisan (epistaxis), kencing darah  
    (hematuria), berak darah (melena), perdarahan rahim (uterine 
    bleeding).
2. Chronic hepatitis, diare,
3. Kurang gizi pada anak (infantile malnutrition).
4. Keputihan (leucorrhoe),
5. Rambut memutih (ubanan) pada usia muda.
6. Neurasthenia.

PEMAKAIAN: 30-120 gram segar.  Atau dikeringkan dijadikan bubuk.

Untuk pemakaian luar, herba segar dilumatkan dibubuhkan ke tempat yang sakit, atau
herba segar direbus, untuk cuci pada :  Eczema, tinea pedis (jamur), koreng (termasuk koreng di kepala), luka berdarah, gusi bengkak, penyubur rambut.
   
1. Gusi bengkak:
    Yang segar dipanggang sampai kering, dijadikan bubuk (dengan
    pengolahan).  Oleskan bubuk tersebut ke tempat yang sakit.

2. Penyubur rambut:
    1 genggam daun eclipta alba dilumatkan, ditambah air 2 gelas,
    saring. Air saringan tersebut diembunkan satu malam.
    Cara pemakaian: kulit kepala dibasahi sambil dipijat-pijat, sehari
    sekali.

3. Koreng di kepala:
    Eclipta alba secukupnya direbus, airnya untuk cuci kepala,
    ampasnya digosokkan ke koreng.  Atau  
    herba segar dilumatkan, air perasannya dioleskan ke koreng.

Selain untuk pemakaian luar, urang aring juga digunakan sebagai obat minum. Beberapa contoh pemakaian urang aring sebagai obat minum diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Keputihan:
    30 gram eclipta alba segar ditambah sari (kaldu) ayam ditim, minum.

2. Mimisan:
    1 genggam eclipta alba segar dicuci, kemudian dilumatkan, peras. 
    Air perasannya ditambah 5 sloki air putih, ditim supaya panas.
    Minum sehari 2 kali, sesudah makan.

3. Diare:
    30 gram eclipta alba segar direbus, minum.

4. Batuk darah:
    60 gram eclipta alba segar dilumatkan, diperas.
    Air perasannya diseduh air hangat, minum.

5. Muntah darah:
    120 gram herba segar dilumatkan, air perasannya ditambah air
    kencing anak kecil secukupnya, minum.

Masarees

Khasiat tanaman pungpulutan

 

Pulutan

(Urena lobata Linn.)

Sinonim :
= Urena monopetala, Lour. = Urena scabriuscula, DC. = Urena sinuata, Linn. = Urena tomentosa, Blume.

Familia :
Malvaceae

Uraian :
Jenis tumbuhan berserat dari suku kapas-kapasan, tumbuh di daerah iklim tropik termasuk di Indonesia. Tumbuh liar di halaman, ladang, tanah kosong dan tempat-tempat yang banyak sinar matahari sampai setinggi + 1. 800 m di atas permukaan laut. Tumbuhan perdu tegak yang bercabang banyak ini mempunyai batang dan tangkai yang liat sehingga sukar dipatahkan dan seluruh tanaman ditumbuhi rambut halus, tinggi dapat mencapai 1 m. Daun tunggal, berlekuk menjari 3,5 atau 7, tumbuh berseling, panjang 3 - 8 cm, lebar 1 - 6 cm, tepi bergigi, warna daun bagian atas hijau, bagian bawah hijau muda, pangkal daun membulat, ujung runcing. Bunga berwama ungu, keluar dari ketiak daun. Buahnya bulat, penampang ± 5 mm, berambut seperti sikat, beruang 5, tiap ruangan berisi 1 biji.

Nama Lokal :
Pungpulutan, pungpulutan awewe, pungpurutan (Sunda); legetan, pulutan pulutan kebo, pulutan sapi (jawa); Polot (Madura), Kapuhak, kaporata (Sumba),; Bejak, kakamomoko, kokomomoko (Halmahera),; Taba toko (Ternate).; Di tao hum (China).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Panas influenza, radang tonsil (Tonsilitis), malaria, Reumatik; Keputihan, Bengkak, Muntah darah, Sukar melahirkan, Bisul; Luka berdarah, tulang patah, payudara bengkak, gigitan ular;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar, atau seluruh tanaman, pemakaian segar atau dikeringkan.

KEGUNAAN: Akar:
- Panas influenza, radang tonsil (Tonsillitis), malaria.
- Rheumatik persendian.
- Keputihan, kencing keruh.
- Disentri, diare, gangguan pencernaan (indigestion).
- Bengkak (edema), muntah darah (hematemesis), kesukaran 
  melahirkan (partus).
- Gondok (goitre).
- Bisul, luka berdarah, tulang patah (frakture), payudara    
  bengkak (mastitis), gigitan ular.

PEMAKAIAN:
30 - 60 gr akar segar atau 15 - 30 gr akar kering direbus, minum.

PEMAKAIAN LUAR:
Seluruh tanaman segar dilumatkan, tempel ke tempat yang sakit.

CARA PEMAKAIAN:
1. Influenza: 24 gr akar direbus, minum.
2. Disentri, diare, rheumatic: 30 - 60 gr akar kering direbus, minum.
3. Keputihan, kencing keruh: 30 - 60 gr akar segar direbus, minum.
4. Bengkak karena nephritis:
   30-60 gr akar segar ditambah air secukupnya, rebus sampai mendidih,    diminum sehari 2 kali.
5. Koreng berdarah, bisul ditempeli bunga pulutan.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN FARMAKOLOGIS: Rasa manis, tawar, sejuk. Penurun panas, anti-radang, anti-rematik. KANDUNGAN KIMIA: Batang dan daun mengandung zat lendir, biji mengandung 13 -14%, lemak.
Masarees

MANFAAT ZEBRINA SI RUMPUT  BELANG

Zebrina pendula Schnizl.

KLASIFIKASI:   Rumput belang disebut  
Zebrina pendula Schnizl. termasuk ke dalam famili tumbuhan Commelinaceae.

SIFAT KIMIAWI: 
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia 
yang sudah diketahui, antara lain: Batang dan daun
mengandung Calcium oxalat dan gummi.
Saponin dan polifenol.

EFEK FARMAKOLOGIS:  
Dalam farmakologi Cina disebutkan tanaman
 ini memiliki rasa manis, dingin dan agak beracun.

BAGIAN  TANAMAN  YANG  DIGUNAKAN:  
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan  seluruh terna (herba). 

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman 
secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, t
anaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1. Batuk dan muntah darah
Tanaman segar  60 - 90 gram digodok  atau ditumbuk, ambil air perasannya.

 2.Disentri kronis.
Bahan segar 150 g ditambah 30 gram beras putih yang telah 
digongseng sampai kuning, lalu digodok  dengan air secukupnya, dibagi   untuk 3 kali minum.

3.  Keputihan  
Bahan segar 150 g ditambah 30 gram 
beras putih yang telah digongseng sampai kuning, lalu 
digodok dengan air secukupnya, dibagi untuk 3 kali minum.

4.  Kencing nanah (gonorrhea). 
Bahan segar 60 - 120 gram dicuci bersih lalu digodok dengan air 
secukupnya sampai tersisa 1 mangkuk.  Sehari 2 kali.

5.  Bisul.
Bahan segar  dicuci  bersih,
lalu dilumatkan dan dibubuhi ke tempat yang sakit.

Catatan : Wanita hamil dilarang pakai
Masarees

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Dan Kecantikan


Manfaat kunyit ternyata sangat beraneka ragam. Kunyit atau Kunir adalah tanaman rempah-rempah yang banyak ditemukan di Asia tenggara dan tentu saja Indonesia. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kunyit juga digunakan sebagai pewarna kuning pada makanan. Karena merupakan bahan alami maka tidak menimbulkan efek samping.

Manfaat kunyit


Tanaman kunyit banyak di budidayakan di Indonesia, karena merupakan tanaman obat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dari sebuah penelitian medis menyebutkan bahwa negara yang menambahkan kunyit pada bumbu masakannya mempunyai resiko lebih kecil terkena kanker, termasuk kankaer prostat. Berikut ini beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan dan kecantikan:
Manfaat kunyit untuk kesehatan
  • Kunyit mengandung antioksidan dan antiperadangan.
  • Kunyit dapat memperlambat penyebaran dan pertumbuhan tumor.
  • Kunyit dapat memperlancar sistem pencernaan.
  • Meringankan gejala rematik.
  • Membantu menyembuhkan luka.
  • Membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti koreng dan gatal-gatal.
Manfaat kunyit untuk kecantikan
  • Dapat mencegah keputihan.
  • Memperlancar dan mengurangi rasa nyeri saat haid.
  • Menghaluskan kulit
Untuk mendapatkan manfaat kunyit Anda bisa mengkonrumsinya dalam bentuk serbuk atau kapsul. Bisa juga dibuat minuman seperti jamu. Namun mengkonsumsi kunyit secara berlebihan ternyata dapat berdampak kurang baik pada hati. Jadi sebaiknya masih dalam batas wajar sesuai anjuran. Terlalu banyak mengkonsumsi kunyit juga tidak baik bagi ibu yang sedang hamil, karena dapat menyebabkan kelahiran prematur. Jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda sebelum mengkonsumsinya.


Masarees

Kantil (Cempaka Putih), Mitos dan Manfaat

Kantil (Cempaka Putih) merupakan tanaman yang mempunyai bunga berwarna putih dan berbau harum dengan tinggi pohon mencapai 30 meter. Bunga kantil yang mempunyai nama latin Michelia alba dan masih berkerabat dekat dengan bunga jeumpa (cempaka kuning) ini merupakan tanaman khas (fauna identitas) provinsi Jawa Tengah.
Mitos yang berkembang di masyarakat, aroma bunga kantil yang khas sangat disukai oleh kuntilanak, sejenis makhlus halus berjenis kelamin perempuan. Kuntilanak, menurut mitos ini, sering menjadikan pohon kantil (cempaka putih) sebagai rumah tempat tinggalnya. Terlepas dari mitos tersebut, kantil mempunyai nilai tradisi yang erat bagi masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah baik dalam prosesi perkawinan maupun kematian.

Kuncup bunga kantil (cempaka putih)
Tanaman kantil mempunyai beberapa nama lokal di berbagai daerah di Indonesia. Nama-nama lokal tersebut diantaranya adalah cempaka putih, kantil (Jawa), cempaka bodas (Sunda), campaka (Madura), jeumpa gadeng (Aceh), campaka putieh (Minangkabau), sampaka mopusi (Mongondow), bunga eja kebo (Makasar), bunga eja mapute (Bugis), capaka bobudo (Ternate), capaka bobulo (Tidore).
Dalam bahasa Inggris, fauna identitas Jawa Tengah ini disebut White champaca. Di Filipina tanaman ini dikenal sebagai Tsampakang puti. Dalam bahasa ilmiah (latin) bunga kantil disebut sebagai Michelia alba yang bersinonim dengan Michelia longifolia (Blume).
Ciri-ciri. Pohon kantil mempunyai tinggi yang mampu mencapai 30 meter dan mempunyai batang yang berkayu. Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan.
Daun kantil (cempaka putih) tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Tangkai daun lumayan panjang, mencapai hampir separo panjang daunnya. Kantil (Michelia alba) mempunyai bunga berwarna putih yang mempunyai bau harum yang khas. Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif.
Habitat dan Persebaran. Pohon kantil (cempaka putih) tersebar mulai daratan Asia beriklim tropis hingga beberapa pulau di kawasan Pasifik. Di Indonesia, tanaman ini yang menjadi flora identitas provinsi Jawa Tengah ini tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Habitat tumbuhan kantil meliputi daerah beriklim tropis pada dataran rendah hingga ketinggian mencapai 1.600 meter dpl.
Manfaat dan Kegunaan. Bunga Kantil mempunyai nilai tradisi yang erat bagi masyarakat Jawa, terutama di Jawa Tengah. Bunga Kantil banyak di gunakan pada upacara perkawinan terutama sebagai hiasan sanggul dan keris. Selain itu bunga kantil juga digunakan pada upacara kematian dan tabur bunga (nyekar).

bunga kantil mulai mekar
Dalam bahasa Jawa, kantil berarti menggantung seperti halnya bunga ini. Bunga Kantil mempunyai makna ritual ‘kemantilkantil’ yang berarti selalu ingat dimanapun berada dan selalu mempunyai hubungan yang erat sekalipun sudah berbeda alam.
Secara medis, bunga, batang, daun kantil (Michelia alba) mengandung alkaloid mikelarbina dan liriodenina yang mempunyai khasiat sebagai ekspektoran dan diuretik. Karena kandungan yang dipunyainya, kantil dipercaya dapat menjadi obat alternatif bagi berbagai penyakit seperti bronkhitis, batuk, demam, keputihan, radang, prostata, infeksi saluran kemih, dan sulit kencing.
Sayangnya khasiat yang dipunyai oleh bunga cempaka putih ini belum tereksplorasi secara maksimal. Sehingga meski saat ini mulai ada yang berusaha membudidayakan tanaman ini tetapi pemanfaatannya lebih banyak untuk acara-acara spiritual dan tradisi.
Menyimak mitos dan kandungan medis yang menyertai fauna identitas provinsi Jawa Tengah ini, kini tergantung kepada masing-masing kita. Apakah lebih mempercayai tanaman ini sebagai rumah kuntilanak atau justru menyadari khasiat medis sebagai obat alternatif yang amat bermanfaat.
Klasifikasi Ilmiah. Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Magnoliales; Famili: Magnoliaceae; Genus: Michelia; Spesies: Michelia alba. Nama latin: Michelia alba. Sinonim: Michelia longifolia (Blume). Nama Indonesia: Kantil, Cempaka Putih.