Tampilkan postingan dengan label malaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaria. Tampilkan semua postingan
Masarees

manfaat merica untuk kesehatan

Merica adalah sebutan lain dari lada yang sering diistilahkan oleh ibu rumah tangga. Negara Indonesia adalah Negara yang mempunyai komoditas dari merica. Karena kandungan alkolid piperin dari lada sehingga sering digunakan sebagai bumbu penyedap rasa. Manfaat lada untuk kesehatan, dapat melancarkan aliran darah di sekitar kepala dan melonggarkan saluran pernapasan. Sensasi rasa pedas merica pada bumbu masakan sangat cocok untuk penderita influenza, kepala pusing, mual akibat masuk angin dan perut kembung.

Makan-makanan yang dimasak menggunakan merica sangat baik untuk kesehatan, contohnya sup, rica-rica dan steak. Lada mempunyai dua jenis yaitu lada hitam dan lada putih. Lada putih yaitu lada yang dipetik pada saat sudah matang. Kemudian kulitnya dikupas dengan cara merendam dalam air mengalir selama dua minggu, lalu selama tiga hari dijemur. Sedangkan lada hitam adalah lada yang dipetik pada saat sudah matang tapi kulitnya masih hijau, dan tanpa direndam terlebih dahulu langsung dijemur.
Tidak banyak orang yang tahu kalau lada hitam memiliki sifat lebih yang sehat. Rempah-rempah  yang satu ini sangat bermanfaat bila digunakan dalam berbagai resep dan sebagai bumbu dapur.
Di Indonesia, lada terutama dihasilkan di Pulau Bangka. Merica disebut sahang dalam bahasa Melayu Lokal seperti bahasa Banjar, Melayu Belitung, Melayu Sambas, dan lain-lain.
Beberapa macam khasiat merica di antaranya:


Mengobati impotensi.
Bahan Yang Dibutuhkan
    100 gram jahe
    1 butir telur ayam kampung
    1 butir besar jeruk nipis
    1 sendok makan kecap manis
    1 sendok teh madu murni
    7 butir merica
    3 kuncup lengkuas

Cara Pembuatan
Rimpang jahe diparut lalu diperas. Setelah itu, seduh dengan air panas secukupnya. Sisihkan.
Telur dikocok hingga halus. Sisihkan.
Jeruk nipis diperas dan diambil airnya. Sisihkan.
Merica ditumbuk halus. Sisihkan.
Campur semua bahan dan aduk rata. Minum kurang lebih setengah jam sebelum melakukan hubungan badan.

Mengobati rematik.
Bahan Yang Dibutuhkan
    13 biji merica
    jahe sebesar ibu jari
    jinten hitam secukupnya
    7 buah cengkeh
    2 buah pala
    2 buah bawang jantan
    200 cc gondopuro

Cara Pembuatan
Selain gondopuro, campurkan semua bahan lalu giling hingga halus. Lalu masukkan ke dalam gondopuro dan gunakan untuk membalur yang sakit.

Mengobati malaria.
Caranya, ambil 1/2 sendok teh merica dan kopi, lalu seduh dengan air panas. Minum ramuan ini sebelum kumat. Selain itu, siapkan juga jamu tambahan dengan menggunakan daun pepaya (ambil tangkainya), satu potong temu ireng, 1/4 genggam daun tarum, 2 biji tempe busuk, dan garam. Haluskan semua bahan tersebut lalu tambahkan 3/4 gelas air. Peras, saring, lalu minum 2 kali sehari.

Kaki bengkak pada wanita hamil.
Bahan yang dibutuhkan:
- Buah Lada hitam 10 butir
- Rimpang Lempuyang Emprit segar 1 Jari
- Daun Sirih segar 2 helai
- Arak sedikit
Cara pembuatan:
-Dipipis hingga halus dan ditambah sedikit arak.
Cara pemakaian:
- Dibalurkan pada kaki pada waktu malam sebelum tidur.
Lama pengobatan:
- Diulang sampai sembuh
Catatan
Lada dalam obat tradisional dibedakan atas:
1. Lada hitam (tidak dikupas).
2. Lada putih (buah sudah masak dikupas)..


Masarees
Herba meniran & manfaatnya




Meniran
(Phylanthus urinaria, Linn.)
Sinonim :
Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight.

Familia :
Euphorbiaceae

Uraian :
Morfologi Meniran : Batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah. Syarat Tumbuh : Meniran tumbuhan berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di Hutan-hutan, ladang-ladang, Kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah, pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Jangan sekali-kali memandang remeh tanaman liar di pinggiran jalan, karena bisa jadi tanaman itu memiliki manfaat obat.Contohnya Meniran yang dalam bahasa Latin dikenal dengan sebutan "Phyllanthus Urinaria" yang mempunyai batang berwarna hijau kemerahan.Tumbuhan ini memiliki kandungan yang bisa meningkatkan trombosit darah, sehingga cocok menjadi obat alternatif bagi penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Adalah lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang melakukan penelitian terkait kandungan Meniran itu.Lima peneliti muda ITS itu adalah M. Burhan Rosyidi, Idya Rachmawati, Tyas Wulan Sari, Angga Premana dan M Herman Eko. Mereka memiliki ide membuat ekstrak Meniran menjadi sirup yang bisa dikonsumsi untuk penderita DBD.

Ide penelitian itu pun diajukan ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas RI lewat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setahun silam dan akhirnya didanai.Untuk mengawali penelitian, Idya dan keempat rekannya mengumpulkan Meniran. "Kami cukup mengumpulkan Meniran yang ada di sekitar kampus saja," ucapnya.Menurut mahasiswa Biologi ITS itu, ide pemanfaatan Meniran itu tak terlepas dari mudahnya tanaman itu ditemukan, termasuk di kampus. "Meniran itu tumbuh liar dan hampir ada di setiap pinggir jalan, bahkan di ladang yang kering juga bisa ditemui," paparnya.

Ekstraksi-destilasi
Dari studi literatur, mereka mengetahui bila tanaman yang mengandung "flavonoid" itu berkhasiat meningkatkan trombosit darah."Flavonoid itu mampu meningkatkan zat antibodi yang berguna dalam pembentukan trombosit darah, zat itu pula yang terkandung dalam jambu biji," kata peneliti muda lainnya, Burhan. Dalam penelitian itu, mereka mencoba mengekstraksi Meniran untuk memperoleh flavonoid, lalu membuat formulasi dan mengujinya pada sampel uji yang sudah diinfeksi virus DBD. Untuk melakukan ekstraksi, Laboratorium Kimia Organik menjadi sasaran kelima mahasiswa itu, guna mendapatkan kandungan flavonoid murni.

Proses itu ternyata tidak mudah. "Kami kadang harus mendestilasi Meniran hingga larut, kemudian ada beberapa proses lagi seperti kromatografi kolom untuk pembuktian akhir adanya flavonoid," kilahnya.
Mahasiswa asal Gresik itu menuturkan pekerjaan selanjutnya adalah melihat hasil peningkatan trombosit pada hewan uji (tikus besar) yang telah disuntik flavonoid. "Untuk melihat apakah trombosit tersebut meningkat, maka sumsum tulang belakang dari tikus besar itu dibedah. Dari kepingan sumsum tulang belakang itu bisa diketahui berapa jumlah trombosit dengan penambahan Nacl terlebih dahulu," katanya.

Setelah itu, tim peneliti muda itu melakukan perbandingan dan diketahui bila jumlah trombosit hewan yang diuji dengan ekstrak Meniran mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan dengan yang tidak. "Penelitian tidak berhenti, karena kami masih memerlukan ekstrak murni flavonoid Meniran untuk dibuat menjadi sirup, sehingga perlu ditambahkan beberapa zat lagi," katanya. Kelima peneliti muda dari ITS itu berharap Meniran nantinya bisa dimanfaatkan sebagai obat bagi manusia melalui formulasi dosis lebih lanjut yang layak untuk konsumsi manusia, tapi konsumsi secara langsung untuk lalapan juga tak apa.

Nama Lokal :
Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit kuning (lever), Malaria, Demam, Ayan, Batuk, Haid lebih; Disentri, Luka bakar, Luka koreng, Jerawat;

1. Sakit Kuning

a. Bahan Utama: 16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun)
Bahan Tambahan: 2 gelas Air Susu
Cara membuat: Tanaman meniran dicuci lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

b. Bahan Utama: 7 batang tanaman meniran (akar, Batang dan bunga)
Bahan Tambahan: 7 buah Bunga cengkeh kering, 5 cm rimpang umbi temulawak, 1 potong kayu manis. 
Cara Membuat: Seluruh bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

2. Malaria

Bahan utama: 7 Batang tanaman Meniran lengkap
Bahan tambahan: 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis
Cara membuat: Seluruh bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

3. Ayan
Bahan Utama: 17 - 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga)
Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut

4. Demam
Bahan utama: 3-7 batang Tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
Cara membuat: bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas .
Cara menggunakan: disaring, kemudian diminum sekaligus.
5. Batuk
Bahan Utama: 3 - 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga)
Bahan tambahan: Madu secukupnya.
Cara membuat: Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata.
Cara menggunakan: diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

6. Haid berlebihan
Bahan Utama: 3 - 7 potong akar Meniran kering
Bahan tambahan : 1 gelas air tajan
Cara membuat: bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

7. Disentri
Bahan Utama: 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga )
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

8. Luka Bakar Kena Api atau Air Panas
Bahan Utama: 3 - 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm), 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis.
Cara membuat: Bahan utama ditumbuk halus, dan temulawak diiris-iris . Kemudian dicampur dengan bahan -bahan yang lain dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

9. Luka koreng
Bahan Utama: 9 - 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga)
Cara membuat: Bahan Utama dicuci Bersih dan ditumbuk halus.
Kemudian direbus dengan 1 cerek air.
Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

10. Jerawat
Bahan Utama: 7 Batang tanaman meniran
Bahan Tambahan: 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm)
Cara membuat: Seluruh bahan dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus, Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.