Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Masarees


Khasiat melati bagi kesehatan

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan bunga yang satu ini. Ya,.Banyak sekali manfaat bunga melati untuk kesehatan manusia secara umum.

Tak hanya dipakai sebagai hiasan pengantin atau sebagai campuran minum teh, melati juga berguna untuk beragam kepentingan. kandungan kimia didalam bunga serta daunnya layaknya indol, benzyl, livalylacetaat, dapat dibuktikan efisien dalam pengobatan.

Berikut beberapa pemanfaatan melati untuk kesehatan.

1.    Mengobati sesak nafas
Bahan:
    20 lembar daun melati
    Garam secukupnya
    3 gelas air

Pengolahan:
    Cuci melati hingga bersih.
    Rebus dengan air hingga mendidih dan tersisa setengahnya.
    Air rebusan diberi garam.
    Saring dan endapkan.

Penggunaan:
Air yang telah disaring diberikan ke kain yang lembut lalu tempelkan di sekitar buah dada.
Lakukan setiap pagi sebelum mandi.

2.    Mengobati bengkak karena sengatan lebah
Bahan:
    1 genggam bunga melati

Pengolahan:
    Cuci melati hingga bersih.
    Lumatkan melati hingga halus.

Penggunaan:
Tempelkan melati yang telah halus pada bagian yang bengkak.

3.    Menghentikan ASI berlebihan
Bahan:
    1 genggam daun melati

Pengolahan:
    Cuci daun melati.
    Pipih bunga melati hingga halus.

Penggunaan:
Gunakan pipihan daun melati di sekitar buah dada sebelum mandi, setiap pagi.

4.    Mengobati Sakit Mata
Bahan:
    1 genggam daun melati

Pengolahan:
    Cuci bersih daun melati.
    Daun melati dipipih hingga halus.

Penggunaan:
Daun melati yang sudah halus ditempelkan di dahi hingga kering. Lakukan penggantian melati yang sudah kering dengan melati yang baru terus menerus hingga sakit mata Anda sembuh.

5.    Mengobati Demam
Bahan:
    1 genggam daun melati
    10 bunga melati
    Air secukupnya

Pengolahan:
    Cuci bersih daun dan bunga melati.
    Kedua bahan tersebut diremas-remas menggunakan tangan.
    Rendam remasan daun dan bunga melati dalam air di mangkuk.

Penggunaan:
Air yang sudah diberi remasan tersebut digunakan untuk mengompres dahi yang demam.

6.    Mengobati Sakit kepala
Bahan:
    1/2 genggam daun melati
    5 bunga melati
    Air secukupnya

Pengolahan:
    Cuci bersih daun dan bunga melati
    Kedua bahan tersebut diremas-remas menggunakan tangan
    Rendam remasan daun dan bunga melati dalam air di mangkuk

Penggunaan:
Air yang sudah diberi remasan tersebut digunakan untuk mengompres dahi kepala yang sedang sakit.
Masarees


Manfaat tanaman Bengle



BENGLE (Zingiber cassumunar), tentu nama tanaman ini agak asing ditelinga sebagian besar masyarakat kota tapi di kalangan masyarakat pedesaan di jawa tengah pastinya banyak yang tahu tanaman ini terutama untuk ibu-ibu di jawa tengah yang memiliki balita pasti tidak asing  :)

Tanaman termasuk familia Zingiberaceae. Tumbuh pada ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, banyak ditanam orang di pekarangan, di pinggir halaman dekat pagar.
Untuk pengembangbiakannya melalui potongan rimpang yang sudah cukup tua dan mempunyai mata tunas.

Nama lain :  Panglai (Sunda), bengle (Jawa), pandhiyang (Madura).; mugle, bengle, bungle, baglai, baniai, banglai, bunglai,; Bangle, kunit bolai, kunyit bolai (Sumatera), banggele (Bali),; Bale, panini, manglai, manguiai, bangerei, wangelei, walegai,; kukuniran, kukundiren, unin makei, unin pakei, bangle, bongle;

Tanaman ini mengandung : asam organik, mineral, lemak, gom, albuminoid, gula, juga ada damar yang pahit dan minyak terbang seperti sineol, pinen dan sesquiterpen-sesquiterpen.
Tanaman ini ternyata mengandung berbagi manfaat sebagai obat.

Berikut beberapa cara pemanfaatan Bengle sebagai obat tradisional :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Rimpang, daun.

KEGUNAAN:
Rimpang:
- Demam, sakit kepala.
- Batuk berdahak.
- Perut nyeri, masuk angin.
- Sembelit.
- Sakit kuning.
- Cacingan.
- Rheumatism.
- Ramuan jamu pada wanita setelah melahirkan.
- Mengecilkan perut setelah melahirkan.
- Kegemukan.

Daun:
· Tidak napsu makan.
· Perut terasa penuh.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 1/2-3.jari rimpang, direbus.
Pemakaian luar. Rimpang secukupnya dicuci bersih Ialu diparuti dipakai sebagai tapal atau boreh pada sakit kepala, pegal linu, mengecilkan perut sehabis melahirkan, dan sebagainya.

CARA PEMAKAIAN:
1. Demam, masuk angin.
    15 g rimpang bangle yang segar dicuci lalu diparut. Tambahkan 1/2
    cangkir air panas dan 2 sendok makan madu.  Diaduk merata lalu
    diperas dan disaring, minum. Lakukan 2 kali sehari.

2. Perut mules:
    Rimpang bangle, rimpang jahe, kencur dan  lempuyang wangi,
    masing-masing 1/2 jari tangan dicuci lalu diiris tipis-tipis.  Rebus
    dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa 1/2 gelas.  Setelah dingin
    disaring, lalu diminum.

3. Sakit kepala karena demam:
    Rimpang segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut.  Tambahkan
    sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur.  Dipakai sebagai
    pilis pada dahi.

4. Sakit kuning:
    1/2 jari rimpang bangle dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan air
    masak dan madu masing-masing 1 sendok makan. Peras dan saring,
    minum.  Lakukan 2 kali sehari.

5. Nyeri sendi (rheumatism):
    Rimpang segar secukupnya dicuci Ialu diparut, tambahkan arak
    sampai menjadi adonan seperti bubur encer.  Borehkan kebagian
    sendi yang sakit.

6. Mengecilkan perut setelah melahirkan:
    Rimpang bangle secukupnya dicuci lalu diparut, borehkan pada
    perut.

7. Cacingan:
    3 jari rimpang bangle, 2 jari temu hitam, 5 biji ketumbar dan 5 lembar
    tangkai daun sirih dicuci lalu diiris tipis-tipis, kemudian ditumbuk
    halus.  Tambahkan 1/ 2 cangkir air masak, diaduk merata lalu
    diperas dan disaring.  Minum.

8. Radang seiaput lendir mata:
    Rimpang bangle dan kunyit sebesar 1 buku jari tangan dan 13 butir
    jinten hitam dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya.  Rebus
    dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah
    dingin disaring, minum.

9. Kegemukan / mengurangi lemak tubuh:
    a. Sepotong rimpang bangle dan 7 lembar daun jati belanda dicuci
       lalu direbus dengan 1,5 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. 
       Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum.  Pagi dan
       sore hari.

    b. 1/2 jari rimpang bangle, 1/2 jari rimpang temu giring, 3/4 jari
       rimpang lempuyang wangi, 1/4  genggam daun kemuning, 1/4
       genggam daun jati belanda, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-
       potong seperlunya. Rebus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai
       tersisa 1/2-nya. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4
       gelas.

    c. Rimpang bangle dan rimpang temu hitam, masing-masing 1/2 jari
       tangan, dicuci lalu diparut. Tambahkan 1 sendok makan air jeruk
       nipis dan 2 sendok makan madu, aduk merata sambil diremas-
       remas.  Peras dan saring, minum. Lakukan 2-3

Masarees


Manfaat Temulawak untuk pengobatan

 
 Di antara ragam tanaman obat yang kita kenal, temulawak mungkin adalah salah satu yang paling populer. Kandungan utama temulawak ada pada kandungan kurkuminoid dan minyak atsiri, yang berperan mempercepat regenerasi sel-sel hati yang mengalami kerusakan akibat pengaruh racun kimia.

Kurkuminoid terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin, yang bermanfaat menetralkan racun, menghilangkan nyeri sendi, meningkatkan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, antibakteri, mencegah pelemakan dalam sel-sel hati, dan antioksidan.

Sedangkan minyak atsiri menyimpan khasiat untuk meningkatkan produksi getah empedu dan menekan pembengkakan jaringan.

Terdapat banyak sekali penyakit Yang Dapat Diobati dengan temulawak, diantaranya adalah penyakit-penyakit berikut :
Sakit limpa, Sakit ginjal, Sakit pinggang, Asma, Sakit kepala; Masuk angin, Maag, Sakit perut, Produksi ASI, Nafsu makan; Sembelit, Sakit cangkrang, Cacar air, Sariawan, Jerawat;

Berikut beberapa cara pemanfaatan temulawak sebagai obat :

1. Sakit Limfa
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/2 rimpang lengkuas, 1 genggam
    daun meniran.
    Cara membuat: temulawak dan lengkuas diparut, kemudian semua
    bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan
    disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

2. Sakit Ginjal
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1 genggam daun kumis kucing, 1
    genggam daun kacabeling.
    Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis, kemudian direbus
    bersama dengan bahan lainnya dengan 1 liter air, dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum selama 3 hari.

3. Sakit Pinggang
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1
    genggam daun kumis kucing.
    Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air,
    dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

4. Asma
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, 1 potong gula aren.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Setelah
    kering direbus dengan 5 gelas air ditambah 1 potong gula aren
    sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring.

5. Sakit Kepala dan masuk angin.
    Bahan: beberapa rimpang temulawak.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis, dikeringkan dan ditumbuk
    halus menjadi tepung. Kurang lebih 2 genggam tepung temulawak
    direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3
    gelas, kemudian disaring disaring.

6. Maag
    Bahan: 1 rimpang temulawak.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan
    sebentar, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih,
    dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

7. Sakit perut, Sakit perut pada waktu haid
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula
    kelapa, garam secukupnya.
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian direbus bersama
    bahan lainnya dengan 3-4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal
    2 gelas.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.


8. Menghilangkan bau amis sewaktu haid :
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 5 buah mata asam, 1 potong gula
    kelapa.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan,
    kemudian bersama bahan lainnya ditaruh dalam waskom (rantang/
    panci), diberi 2 gelas air panas dan ditutup rapat selama kurang lebih
    15 menit, dan disaring.
    Cara menggunakan : diminum 3 kali, 1 kali sehari.

9. Memperbanyak produksi ASI
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, dan tepung saga secukupnya.
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian kedua bahan tersebut
    dicampur dan ditambah air panas secukupnya sehingga menjadi
    bubur.
    Cara menggunakan : dimakan biasa.

10. Memacu ASI yang macet
     Bahan : 1 1/2 rimpang temulawak diparut, 1 potong gula kelapa,
     2-3 sendok makan adonan sagu.
     Cara membuat : temulawak diparut, kemudian bersama bahan
     lainnya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir secara teratur.

11. Kesulitan buang air besar/berak
     Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula
     kelapa.
     Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan
     sampai kering, kemudian bersama bahan lainnya diseduh dengan air
     panas secukupnya dan disaring.
     Cara menggunakan: diminum biasa.

12. Sembelit
     Bahan : 1 rimpang temulawak dan biji sawi secukupnya.
     Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus,
     kemudian diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring.
     Cara menggunakan : diminum biasa.

13. Menambah nafsu makan
     Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/4 rimpang lengkuas, 1/2 genggam
     daun meniran.
     Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air
     sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.
Masarees

Khasiat ketela pohon sebagai obat herbal




Ketela pohon atau singkong, dalam bahasa Inggris bernama cassava, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Di Indonesia sendiri ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung.

Manfaat daun ketela pohon sebagai bahan sayuran memiliki protein cukup tinggi dan Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Kayunya bisa digunakan sebagai pagar kebun atau di desa-desa sering digunakan sebagai kayu bakar untuk memasak. Dengan perkembangan teknologi ketela pohon dijadikan bahan dasar pada industri makanan dan bahan baku industri pakan dan obat-obatan. 

Sebagai bahan makanan, umbi singkong atau ubi kayu sangat diminati oleh masyarakat terutama singkong goreng. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah tertentu, seperti di Gunung Kidul Jogjakarta yang terkenal dengan gapleknya. Daunnya juga lezat untuk sayur biasa dipakai di warung masakan Padang, macam-macam sayur dari daun singkong seperti gulai daun singkong, buntil daun singkong dll.

Di beberapa daerah, singkong (Manihot utilissima) dikenal dengan berbagai nama, seperti ubi kayee (Aceh), kasapen (Sunda), tela pohong (Jawa), tela belada (Madura), lame kayu (Makassar), pangala (Papua), Ubi kayu, Ketela Pohon dll.

Tanaman singkong sangat mudah tumbuh. Singkong merupakan tanaman asli dari Amerika Tropis. Banyak ditanam di pekarangan, tanggul, ataupun sawah. Perbanyakan tanaman sangat mudah dapat dilakukan dengan stek dari batang singkong tua.

Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.

Selain sebagai makanan, tanaman singkong memiliki berbagai khasiat sebagai obat. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina. Efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi. 
KHASIAT OBAT DARI TANAMAN SINGKONG

REMATIK
Mengatasi rematik bisa dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.
Pada pemakaian luar, sebanyak lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.

SAKIT KEPALA
Mengatasi sakit kepala, daun singkong ditumbuk lalu digunakan untuk kompres. Sebagai obat demam, 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.

LUKA BERNANAH
Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.

LUKA TERBAKAR
Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.

DIARE
Mengatasi diare, tujuh lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.

CACINGAN
Obat cacingan, 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.

MENINGKATKAN STAMINA
Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan lima butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.
Masarees

Khasiat Ketumbar Pelancar Pencernaan sampai Lemah Syahwat

 

 


Bentuk bumbu dapur ini adalah butiran-butiran kecil menyerupai lada. Tapi ukurannya lebih kecil. Aromanya juga menyengat khas, mudah dibedakan dengan lada. Tak ada ibu rumahtangga pangling memilah ketumbar dari bumbu dapur lain. Kepopulerannya merambah
hampir di seluruh kawasan Asia. Terlebih di Jawa, bisa dibilang beberapa jenis olahan akan terasa hambar tanpa ketumbar. Lebih dari itu, juga berkhasiat obat.

Kelebihan Ketumbar
Sebagai obat tercatat dalam ensiklopedi Jawa ‘Serat Centhini’ dan ‘Tembangraras‘. Diakui ketumbar memang lebih sering digunakan sebagai bumbu berbagai jenis masakan di Indonesia, namun ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat diatasi dengan ketumbar.
Tak hanya bijinya saja yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya yang majemuk seperti seledri, sering diiris tipis dan dijadikan taburan dalam masakan seperti sup dan salad khas Thailand. Di negara itu, ketumbar diberi nama phak chee. Sama dengan bijinya, daun ketumbar juga beraroma tajam.

Ketumbar bahasa ilmiahnya Coriandrum sativum sebetulnya berasal dari Eropa selatan. Bentuk berupa butiran biji kecil-kecil sebesar 1-2 milimeter. Mirip dengan biji lada tetapi lebih kecil dan lebih gelap. Selain itu terasa tidak berisi dan lebih ringan dari lada.

Tanaman ini biasa dibudidayakan di kebun-kebun dataran rendah dan pegunungan. Seperti halnya seledri, tinggi tanamannya sekitar satu meter. Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Berbunga majemuk berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Bentuk buah hampir bulat berwarna kuning bersusun, kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, dikeringkan.

Diduga tanaman terna famili Coprinaceae ini berasal dari sekitar kawasan Laut Tengah dan Kaukasia. Di sana, biji yang dikeringkan dinamakan fructus coriandri. Di beberapa daerah, ketumbar memiliki nama yang berbeda-beda. Misal tumbar, katombhar, ketumbah, hatumbar, ketumeur, katumbali, tuncar, katuncar dan penyilang.

Manfaat dari tumbuhan ini sudah banyak dirasakan di berbagai negara. Ketumbar biasanya digunakan pelancar pencernaan, peluruh kentut (carminative), peluruh ASI (lactago), dan penambah nafsu makan (stomachica).

Manfaat ketumbar diambil dari daun, biji dan buah. Dari semua bagian tanaman yang diubah menjadi minyak terbang terdapat kandungan berupa sabinene, myrcene, a-terpinene, ocimene, linalool, geraniol, dekanal, desilaldehide, trantridecen, asam petroselinat, asam oktadasenat, d-mannite, skopoletin, p-simena, kamfena, dan felandren. Selain itu dalam Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang (Balai Pustaka 1996) disebutkan bahwa ketumbar juga mengandung lemak dan abu.

Dari ensiklopedi Wikipedia disebutkan bahwa khasiatnya tak sebatas pelancar pencernaan saja. Ketumbar juga berguna untuk meredakan pusing, muntah-muntah, influenza, wasir, radang lambung dan radang payudara, campak, masuk angin, tekanan darah tinggi, dan lemah syahwat. Penggunaan ketumbar bisa dilakukan dengan berbagai cara ditumbuk halus dan direbus, baik untuk pengobatan luar, maupun dalam.

a. Manfaat ketumbar untuk wanita terutama bagi yang menderita sindrom pramenstruasi (PMS). Rebus 6 gram biji ketumbar dalam 500 ml air lalu tambahkan gula. Minumlah selagi hangat.

b. Jika anda menderita radang sendi (arthritis), bisa dicoba resep ketumbar dengan memanfaatkan khasiat (sifat) antiinflamasinya. Rebus saja biji ketumbar dengan air dan minumlah untuk meredakan nyeri radang sendi.

c. Diketahui juga bahwa ketumbar bisa untuk menurunkan gula darah dengan merangsang sekresi insulin.Tanaman herbal ini juga telah dikenal sebagai 'tanaman anti-diabetes'. Ketumbar membantu kinerja jantung dengan menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

d. Untuk kulit, ketumbar juga tidak kalah dalam hal membersihkan jerawat. Aduk bubuk ketumbar dengan bubuk kunyit yang diberi air secukupnya lalu oleskan pada jerawat dan komedo.

Selain manfaat-manfaat diatas, berikut beberapa contoh lain penggunaan ketumbar sebagai obat herbal.

1. Perut Kembung
Bahan yang diperlukan
Beberapa biji ketumbar, bawang merah dan buah pinang secukupnya
Cara meracik
Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian dicampur air dan diaduk sampai merata
Cara pemakaian
Ramuan tersebut ditempelkan pada bagian yang sakit (perut)

2. Sakit Kepala dan radang payudara
Bahan yang diperlukan
Ketumbar, biji pinang, daun sirih, rimpang bangle dan pacar jawa
Cara meracik
Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian dicampur air dan diaduk sampai merata
Cara pemakaian
Ramuan tersebut ditempelkan pada bagian yang sakit

3. Tekanan Darah Tinggi
Bahan yang diperlukan
Ketumbar dan daun seledri secukupnya
Cara meracik
Ketumbar direbus sampai mendidih kemudian ditambahkan seledri, air rebusannya disaring
Cara pemakaian
Air rebusan tersebut diminum secara rutin

4. Influenza
Bahan yang diperlukan
Ketumbar, jahe, daun bawang putih, madu secukupnya
Cara meracik
Semua bahan tersebut direbus dan tambahkan madu secukupnya, kemudian airnya disaring
Cara pemakaian
Air tersebut diminum seara rutin

5. Batuk
a. Cara pertama
Bahan yang diperlukan
Ketumbar, kayu manis, daun kumis kucing dan gula aren
Cara meracik
Semua bahan direbus dan disaring
Cara pemakaian
Air rebusan diminum secara rutin
b. Cara kedua
Bahan yang diperlukan
100gr ketumbar, 100 gr kapulaga, 100 gr daun jinten, 50 gr jahe, 300cc madu, 10 gr bawang merah, 100 gr pegagan
Cara meracik
Semua bahan direbus dengan 800 cc ar, selama 1 jam lalu disaring dan bubuhkan madu
Cara pemakaian
Ramuan ini diminum 3 kali sehari sebanyak 15 cc

6. Air Mani Encer

Bahan yang diperlukan
1 jari rimpang jahe, 6 buah biji juet, 1 sendok teh serbuk kayu manis, 1 sendok teh lada serbuk dan air mendidih 1 gelas
Cara meracik
Biji buah juet disangrai hingga hangus kemudian ditumbuk hingga halus lalu jahe diparut kemudian diperas. Setelah itu biji juet, air perasan jahe, serbuk kayu manis dan lada dicampur menjadi satu, seduh dengan air panas
Cara pemakaian
Ramuan ini di minum 1 kali sehari

7. Wasir
Bahan yang diperlukan
Biji ketumbar
Cara meracik
Biji ketumbar disangrai (digoreng tanpa minyak) kemudian ditumbuk hingga halus dan diseduh dengan air
Cara pemakaian
Air seduhannya diminum secara rutin
Masarees
Kencur, bumbu dapur kaya manfaat



Kencur

(Kaempferia galanga, Linn.)
Sinonim :
Familia :
Zingiberaceae

Uraian :
Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan terna kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.

Nama Lokal :
Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda), Ceuko (Aceh); Kencor (Madura), Cekuh (Bali), Kencur, Sukung (Minahasa); Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon), Cekir (Sumba); 


Bagi temen-temen yang suka masak hampir semua pasti tahu apa itu kencur. Sering denger dunk jamu beras kencur, atau malah jadi penggemarnya ? Yap kencur memang menjadi bahan pokok dari jamu beras kencur, biasanya banyak yang suka jamu ini karena rasanya yang tidak pahit. Dan tidak salah kalau rutin mengkonsumsi kencur, karena kencur mempunyai banyak manfaat buat kesehatan kita. Berdasar analisis , di sebutkan bahwa minyak atsiri yang terkandung dalam rimpang kencur mengandung kurang lebih 23 macam senyawa yang bisa bermanfaat bagi tubuh. Kencur bisa membantu menjaga kebugaran tubuh kita dan juga masih ada beberapa manfaat lain lagi.

Beberapa manfaat dari kencur berikut di antaranya :

Pelangsing Tubuh
Caranya : Seduh 1 rimpang kencur, 1 sendok teh tepung beras dan 1 potong gula kelapa dengan segelas air panas. Diamkan beberapa saat , setelah dingin saring dan minum 3 kali sehari.

Mengobati Migrain
Caranya : Lumatkan sepotong kencur sebesar jari, 3 cm jahe, 3 cm lempuyang, 1/2 sendok teh adas dan 5 cm pulasari sambil di tambahkan 6 sendok makan air. Peras dan tambahkan sedikit madu, minum 3 kali sehari masing - masing 2 sendok makan.

Mengobati Asma
Caranya : Parut rimpang kencur secukupnya dan peras airnya, kemudian campur air kencur dengan 2 sendok makan madu dan satu kuning telur ayam kampung. Campur hingga rata, diamkan beberapa saat kemudian minum.

Mengobati rematik
Caranya : Potong - potong 1 ons kencur, 1/2 ons jahe dan campur dengan 1 ons beras yang sudah di gerus beserta 1 ons biji kedawung. Kemudian rebus bahan tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin tambahkan air perasan jeruk nipis ( 1/2 buah saja ) dan 2 sendok teh madu. Selanjutnya minum 2 kali sehari masing - masing setengah gelas.

Mengobati Tetanus
Caranya : Rebus 3 jari rimpang kencur dan setengah genggam daun jinten dengan 3 gelas air, tambahkan 3 jari gula enau. Rebus hingga airnya tersisa setengahnya. Setelah dingin minum 2 kali sehari.

Mengobati Muntah masuk Angin
Caranya : Kunyah 1,5 jari rimpang kencur bersama sedikit garam, setelah halus telan kunyahan kencur tersebut bersama air hangat. lakukan 2 kali sehari.

Mengobati Batuk
Caranya : Parut 3 potong kencur sebesar jari dan masukkan ke dalam setengah gelas air yang sudah di beri garam secukupnya, aduk dan peras dengan kain. Selanjutnya minum setiap pagi dan sore masing - masing satu resep.

Mengobati Jerawat
Caranya : Lumatkan sepotong kencur sebesar jari, sepotong temulawak sebesar jari, 5 butir jinten, bersama sejumput asam kawak dan gula aren. Kemudian seduh dengan segelas air panas, selagi hangat saring dan beri sedikit air jeruk nipis. Minum pada pagi hari.

Radang Lambung
Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah. Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.

Radang Anak Telinga
Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan ½ biji buah pala. Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok air hangat. Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

Influenza pada bayi
Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus (lada berekor/ Cubeb)
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat.  Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

Masuk Angin
Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat: kencur dikuliti bersih.  Cara menggunakannya: kencur dimakan dengan garam secukupnya,
kemudian minum 1 gelas air putih.Dapat dilakukan 2 kali sehari.

Sakit Kepala
Bahan: 2-3 lembar daun kencur. Cara membuat: daun kencur ditumbuk sampai halus. Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.

Diare
a. Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cara menggunakan : diolsekan pada perut sebagai bedak.

b. Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya. Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak.

Menghilangkan Darah Kotor
Bahan: 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering,    adas pulawaras secukupnya. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari secara teratur.

Memperlancar haid
Bahan   : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua,
Adas pulawaras secukupnya. Cara membuat : kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum sekali sehari 2 cangkir.

Mata Pegal
Bahan: 1 potong rimpang. Cara membuat : kencur dibelah menjadi 2 bagian.
Cara menggunakan : permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata.

Keseleo
 Bahan: 1 rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air. Cara membuat : kedua bahan tersebut dipipis dan air secukupnya. Cara menggunakan : dioleskan/digosokan pada bagian yang  keseleo sebagai bedak.

Menghilangkan Lelah.
Bahan: 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji
cabai merah. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk orang pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.